PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK
PERCOBAAN 5
“
PEMURNIAN GARAM DAPUR”
DISUSUN OLEH :
PALMA LARISYAH LUBIS (A1C118014)
DOSEN PENGAMPU :
Drs.
FULDIARATMAN , M.Pd.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
PERCOBAAN
5
Pada pemurnian garam dapur ini bertujuan untuk
kita mengetahui cara memurnikan garam dengan kristalisasi atau dengan
pemisahan.
Gambar
diatas adalah Garam dapur yang tidak
asing lagi kita dengar dalam kehidupa kita yang jenis mereknya berbeda beda dimana garam dapur ini secara umum sering
digunakan atau dimasukkan dalam makanan sebagai penyedap atau cita rasa agar makanan tersebut tidak terasa hambar
akan tetapi disini kita tidak akan
membicarakan garam dalam makanan atau pun dalam yang lainya melainkan
disini kita kan membahas tentang cara pemurnian garam dapur dalam suatu
percobaan .
Dalam
Memperoleh suatu senyawa kimia dengan kemurnian yang sangat tinggi merupakan
hal yang sangat esensi bagi kepentingan kimiawi. Metode pemurnian suatu padatan
yang umum yaitu rekristalisasi (pembentukan kristal berulang). Nah jadi garam
ini memiliki rumus NaCl .
Jadi
dalam pemurnian garam dapur ini tidak bisa didapatkan garam yang memang betul
betul murni sebelumnya dalam pemurnian garam dapur ini sebaiknya dilakukan di
laboratorium ya J .Zat pengotor yang biasanya dalam
pemurnian gara dapur ini ada bermacam macam seperti ion-ion, Ca2+,
Mg2+, Al3+, Fe3+,
SO42+, I-, dan Br-, yang kesemuanya mudah larut dalam
air.
Untuk
memperoleh NaCl dengan kemurnian tinggi dari garam dapur maka dapat ditempuh
metode rekristalisasi dengan pelarut air. Namun untuk melenyapkan/mengurangi
kehadiran ion-ion pengotor perlu ditambahkan ion-ion tertentu yang mampu
mengikat ion-ion pengotor menjadi senyawa-senyawa yang kelarutannya dalam air
menjadi sangat rendah, sehingga dapat dipisahkan melalui penyaringan sebelumnya.Pada
pemurnian garam ini yang sering digunakan adalah distilasi dimana distilasi
merupakan suatu
metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan
menguap bahan. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan
uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan.
TERIMAKASIH
J
Komentar
Posting Komentar