PRAKTIKUM KIMIA  ANORGANIK

PERCOBAAN  


HALOGEN 




 

DISUSUN OLEH :

PALMA LARISYAH LUBIS (A1C118014)

 

DOSEN PENGAMPU :

Drs. FULDIARATMAN , M.Pd. 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


Golongan halogen adalah kelompok unsur-unsur yang sangat kontras terhadap golongan alkali. Alkali adalah kelompok logam yang sangat reaktif dan elektropositif sedangkan halogen adalah kelompok nonlogam yang sangat reaktif dan elektronegatif. Paling reaktif untuk alkali terdapat pada unsur paling bawah sedangkan untuk halogen terdapat pada unsure paling atas dari golongannya dalam sistem periodik unsur.

Halogen memiliki sifat tertentu dan berubah dengan teratur dari satu  unsur ke unsur yang berikutnya. Kenaikan titik leleh dan titik didih dengan bertambahnya nomor atom, dijelaskan dengan fakta bahwa molekul-molekul yang lebih besar, mempunyai gaya tarik-menarik Van Der Walls yang lebih besar dari pada yang dimiliki molekul-molekul yang lebih kecil.kecuali gas mulia, halgen memiliki energi pengionan dan keelektronegatifan yang paling ting tinggi dari semua unsur.

Semua halogen adalah non logam dengan rumus umum X2, di mana X melambangkan unsur halogen. Karena kereaktifanya yang besar, halogen tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur bebasnya di alam. Anggota terakhir golongan 7A adalah astatin, suatu unsur radioaktif. Sifat-sifatnya yang diketahui hanya sedikit). Flourin sangat reaktif sehingga unsur ini dapat menyerang air menghasilkan oksigen:

                        2F2(g) + H2O(l)                      4HF(aq) + O2(g)


1. .   Halogen bebas dapat diketahui dengan adanya warna merah pada kertas saring yang ditambahkan dengan larutan KI.

2.      Pembentukan garam halida dapat diketahui dengan penambahan larutan perak nitrat (AgNO3) dan timbal nitrat [Pb(NO3)2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini